Sosialisasi Kearsipan Kepada ASN Pemko Pematangsiantar

Dalam penyelenggaraan tata kearsipan yang baik guna perlindungan dan pengamanan dokumen kearsipan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan melaksanakan sosialisasi atau penyuluhan kearsipan kepada aparatur organisasi perangkat daerah (OPD) di jajaran pemerintah kota Pematangsiantar, acara di buka Walikota diwakili Wawako Togar Sitorus, SE, MM, di Gedung serba guna Bappeda, Jalan Merdeka, Rabu (21/3).

Dalam sambutannya, Togar menjelaskan, arsip adalah catatan rekaman kegiatan atau sumber informasi dengan berbagai macam bentuk yang dibuat oleh lembaga, organisasi maupun perseorangan dalam rangka pelaksanaan kegiatan, arsip dapat berupa surat, warkat, akta, piagam, buku, dan sebagainya yang dapat dijadikan bukti shahih untuk suatu tindakan dan keputusan.

Dengan adanya perkembangan teknologi, arsip dapat berbentuk audio, video dan digital, mengingat jumlah arsip yang semakin banyak dibuat dan diterima oleh lembaga, organisasi, badan maupun perseorangan maka diperlukan manajemen pengelolaan arsip yang lebih dikenal dengan sistem kearsipan melalui beberapa pekerjaan atau kegiatan untuk mengelola arsip yang ada.

Kearsipan adalah pengelolaan catatan rekaman kegiatan atau sumber informasi yang memiliki nilai kegunaan dengan teratur dan terencana baik itu arsip yang dibuat maupun yang diterima, agar mudah ditemukan kembali jika diperlukan, “kepada aparatur di setiap OPD agar melakukan penyimpanan dokumen secara baik dan benar”, harapnya.

Sebelumnya kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dra. Neslianita Sinaga dalam laporannya mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam pengelolaan arsip sesuai dengan ketentuan, memberikan wawasan tentang jabatan fungsional pengelola kearsipan (Arsiparis) dan pelestarian arsip untuk diwariskan kepada generasi mendatang, katanya.

Pada kesempatan itu hadir sebagai narasumber, Herlina Selbi Simanjuntak, M.Si dan Yahya Lubis, SH dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, para Asisten, para staf Ahli, pimpinan OPD dan 100 orang peserta lainnya. (C2/S2).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *