Ketua TP PKK Nyonya Syahputri Hefriansyah boru Hutabarat melantik Dua Ketua TP PKK Kecamatan dan 7 Ketua TP PKK Kelurahan serta pengukuhan Bunda PAUD di Dua Kecamatan dan 8 Kelurahan

Acara pelantikan digelar di Aula Gedung Farmasi Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, Jalan Sutomo, Kamis (03/06/2021). Dalam kesempatan itu Ketua TP PKK Nyonya Syahputri Hefriansyah boru Hutabarat.di awal sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pengurus TP PKK Kecamatan dan TP PKK Kelurahan serta Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan. “Semoga dapat bekerja dengan baik menuju Siantar, Mantap, Maju, dan Jaya,” ujarnya. Menurut Nyonya Syahputri Hefriansyah, TP PKK Kecamatan dan Kelurahan merupakan ujung tombak. Sebab sebab di wilayah itulah sebenarnya basis dan pusat kegiatan PKK. Karenanya, anggota TP PKK Kecamatan dan Kelurahan harus diperkuat dan dipertajam. Dengan demikian, akan mampu memberikan kontribusi yang lebih berarti dalam mendukung program pembangunan pemerintah di Kota Pematangsiantar. PKK, lanjutnya, memiliki 10 Program Pokok. Apabila 10 Program Pokok tersebut sudah membudaya, maka PKK dapat menjadi pilar yang kokoh dan tidak hanya berfokus pada kesejahteraan. Namun juga dapat mendata warga melalui Dasawisma, menekan laju pertumbuhan penduduk dengan Keluarga Berencana (KB), dan melalui program pengembangan berkoperasi PKK dapat menanamkan dasar demokrasi ekonomi. Maka dari itu Kepada Ketua TP PKK Kecamatan dan Ketua TP PKK Kelurahan yang baru dilantik, Nyonya Syahputri Hefriansyah mengharapkan mereka dapat mewujudkan visi misi gerakan PKK. Kemudian, melaksanakan 10 Program Pokok PKK, dan menjadikan anggotanya sebagai elemen yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, berupaya mendorong kader-kadernya sebagai upaya bersama untuk mewujudkan masyarakat Kota Pematangsiantar yang Semakin Mantap, Maju, dan Jaya. Sedangkan menurut Nyonya Syahputri Hefriansyah yang juga selaku Bunda PAUD Kota Pematangsiantar menuturkan, bahwa Bunda PAUD adalah simbol sekaligus mitra utama dalam gerakan nasional PAUD yang merupakan tokoh sentral di setiap pemerintahan, yang dapat memotivasi masyarakat untuk pendidikan anak di usia dini. PAUD, lanjutnya, adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir hingga usia enam tahun, yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, Sehingga anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang dilaksanakan pada jalur formal dan nonformal, serta informal. “Kepada Bunda-Bunda PAUD yang baru dikukuhkan agar dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya. Turun tangan langsung memantau, mengatasi setiap permasalahan, dan meningkatkan makanan sehat untuk anak-anak PAUD,” imbau Syahputri. Dilanjutkannya, para Bunda PAUD dalam melaksanakan tugas ada mitra kerja. Sebab di Kota Pematangsiantar ada organisasi-organisasi pendidik PAUD, seperti Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTI), Himpunan Pendidik Usia Dini (Himpaudi), dan Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD. “Bekerja samalah dengan organisasi ini dan bergandengan tangan. Sehingga visi, misi, dan motto PAUD di Kota Pematangsiantar dapat terwujud dan berjalan dengan baik menuju Siantar Semakin Mantap, Maju, dan Jaya,” katanya lagi. Sebelumnya Kepala Dinas Sosial P3A Pariaman Silaen,SH membacakan sambutan tertulis Walikota Pematangsiantar Dr.H Hefriansyah SE MM yang mengucapkan selamat atas pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, “Semoga TP PKK Kota Pematangsiantar Semakin Mantap, Maju, dan Jaya,” katanya. Dalam sambutannya juga mengatakan, TP PKK dari tahun ke tahun terus meningkat sesuai tuntutan kemajuan. Selain itu, peran bantunya terus berkembang untuk memberikan dukungan dalam memberhasilkan program pembangunan lewat program-program pembinaan dan pendidikan kepada ibu-ibu maupun keluarga. Semua itu dalam rangka pemberdayaan masyarakat. “Hal ini dilakukan tanpa pamrih dan didorong oleh semangat pengabdian untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, sebagai dukungan terhadap tugas-tugas suami selaku abdi negara dan abdi masyarakat,” terangnya. Selain itu Pariaman Silaen mengucapkan bahwa Pelantikan ini menyusul terjadinya mutasi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pematangsiantar, termasuk camat dan lurah. Sehingga, jabatan Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan pun otomatis berganti. Sebab yang menjadi ketua harus istri camat dan istri lurah bersangkutan. “Semoga amanah ini bisa diemban dengan sebaik-baiknya. Ayo bangun PKK di Kota Pematangsiantar agar lebih Mantap, Maju, dan Jaya dengan melaksanakan 10 Program Pokok PKK. Saya juga berharap kepada ibu-ibu semua untuk membangun keakraban dengan para kader PKK ataupun Dasawisma yang ada di kecamatan serta kelurahannya masing-masing,” imbaunya. Adapun 2 Ketua TP PKK Kecamatan yang dilantik yakni Ny Rina Irwansyah sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Utara, Ny Patul Pardomuan Nasution sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Barat dan Sedangkan 7 Ketua TP PKK Kelurahan yang dilantik yaitu dari Kecamatan Siantar Timur yakni Kelurahan Asuhan, Kelurahan Siopat Suhu, Dari Kecamatan Siantar Utara yaitu Kelurahan Bane, Kelurahan Baru dan Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Martoba Kelurahan Naga Pitu, serta Kecamatan Siantar Selatan Kelurahan Keristen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *