dr Susanti Ajak PMII Miliki Andil dalam Penyelesaian Permasalahan Masyarakat

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Siantar-Simalungun diajak memiliki andil dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat. Hal ini mengingat mahasiswa, termasuk yang tergabung dalam PMII, merupakan bagian dari generasi muda harapan bangsa dalam menata masa depan yang lebih baik.

Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA dalam sambutannya saat menghadiri acara Konfercab XXII Pengurus Cabang PMII Siantar-Simalungun, di Convention Hall Siantar Hotel, Sabtu (28/01/2023). Konfercab kali ini mengambil tema Regenerasi Kepemimpinan PMII untuk Menciptakan Transformasi dalam Menghadapi Tantangan Global menuju Generasi Emas 2045.

Pada kesempatan tersebut, dr Susanti mengapresiasi terlaksananya Konfercab XII PC PMII Siantar-Simalungun. Menurutnya, PMII merupakan salah satu tumpuan mahasiswa, untuk turut serta membangun karakter bangsa yang komprehensif dan terintegrasi.

“Semoga PC PMII Siantar-Simalungun ke depan semakin memiliki andil dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan masyarakat,” harap dr Susanti.

dr Susanti juga menyinggung bonus demografi di tahun 2045 sesuai tema Konfercab PMII. Untuk itu, ia meminta kepada PMII untuk harus benar-benar menciptakan transformasi dalam menghadapi tantangan global.

dr Susanti mengajak semua pihak, termasuk PC PMII Siantar-Simalungun untuk senantiasa bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pematang Siantar guna mewujudkan cita-cita bangsa, yang membutuhkan pemikiran serius demi terciptanya masyarakat yang religius, makmur, dan damai melalui generasi yang cerdas dan profesional.

“Selamat Konfercab. Pemko Pematang Siantar siap mendukung program-program yang menyentuh langsung kepada kepentingan masyarakat,” tutup dr Susanti

Sementara itu, Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kota Pematang Siantar Imran Simanjuntak dalam sambutannya berharap agar PMII tetap bersinergi dengan Pemko Pematang Siantar.

Disebutkannya, Kota Pematang Siantar harus kembali menjadi kota paling toleran se- Indonesia.

“Ini tugas kita bersama untuk merawat toleransi. Kota Pematang Siantar harus kembali menjadi kota paling toleran se- Indonesia,” tutur Imran.

Sedangkan Rifky Pratama selaku Ketua PC PMII Siantar-Simalungun dan Rizky A Pranata selaku Ketua Pelaksana sepakat kegiatan Konfercab merupakan bentuk eksistensi organisasi.

Dalam regenerasi kepemimpinan di PC PMII Siantar-Simalungun nantinya, diharapkan dapat bersinergi dengan Pemko Pematang Siantar dan Pemkab Simalungun.

Konfercab dibuka secara resmi oleh Ketua PKC PMII Sumatera Utara Tengku Muhammad Tarmizi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Pematang Siantar Kompol Ismawansa SIK, organisasi mahasiswa Cipayung Plus, perwakilan Forkopimda, serta senioren PMII. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *